• 021-5850528
  • mitrabogatama@gmail.com

Category ArchiveTips

Cara Mudah Mengempukkan Daging Sapi untuk Membuat Sate


Pada perayaan Idul Adha atau Idul Kurban biasanya stok daging di dapur akan melimpah.

Hanya sayang saat memasak menu makanan berbahan baku daging, untuk sate maupun menu lain, entah itu sapi maupun kambing, hasilnya tak sesuai harapan. Pasalnya, setelah masak, ternyata daging yang disantap masih keras dan alot. Padahal cara mengempukkan daging tak terlalu rumit.

Berikut ini beberapa cara yang bisa dicoba untuk membuat daging menjadi empuk :

1. Daging yang liat bisa diempukkan dengan membungkusnya memakai daun pepaya. Getah pepaya mengandung papain yang bisa mengempukkan daging. Namun, jangan terlalu banyak memakai getah pepaya, daging akan berantakan dan tidak terasa seperti daging lagi.

2. Selain getah pepaya, daging bisa diempukkan dengan meat tenderizer, pengempuk daging yang dijual di toko-toko dan dipakai sedikit saja.

3. Agar daging atau buntut sapi yang sedang direbus cepat menjadi empuk, berilah segenggam beras pada air rebusan. Bila beras itu hancur bercampur dengan daging atau buntut sapi, berarti daging atau buntut sudah empuk.

4. Atau ambil buah nanas muda, parut lalu ambil airnya. Rendam daging dalam air nanas selama 1 jam. Setelah itu, daging pun akna lebih cepat empuk bila dimasak. Jangan lupa untuk membeli daging yang tanpa lemak karena lebih sehat. Selamat memasak. (*) sumber : http://jateng.tribunnews.com/



Cara menyimpan daging kurban agar awet dan tahan lama

Idul Adha biasanya identik dengan pembagian daging kurban. Daging kurban yang didapat biasanya akan disimpan di lemari es jika memang belum ingin diolah atau dirasa terlalu banyak. Untuk menyimpan daging merah seperti daging sapi dan kambing, ada beberapa kiat untuk tetap menjaga kualitasnya. Tidak cuma daging merah, aneka jenis daging unggas juga dapat menggunakan cara penyimpanan berikut ini:

1. Lihat warna daging

Daging merah segar, tidak berlendir, dan memiliki bau khas daging adalah tanda daging dalam kondisi segar dan dapat disimpan dalam waktu yang lama.

Apabila daging mengalami perubahan warna, daging berarti tidak dapat disimpan lama di lemari es atau bahkan tak layak konsumsi.

Perhatikan dengan seksama kualitas daging. Daging berwarna gelap bisa disebabkan ternak kurang istirahat sebelum dipotong, sehingga memengaruhi warna dan keempukan daging.

2. Potong kecil kecil

Sebelum dimasukkan ke kulkas, disarankan daging dipotong-potong sesuai takaran konsumsi. Jangan menyimpan dalam ukuran besar-besar. Jadi ketika akan mengolah daging dalam porsi kecil, tidak perlu mengeluarkan semuanya.

3. Simpan dalam plastik food grade, hindari kantong kresek

Masukan daging yang telah dipotong potong ke plastik transparan yang tergolong food grade dengan lapisan penutup. Hindari menggunakan kantong kresek apalagi yang berwarna-warni. Jika tidak ada plastik cobalah wadah plastik dengan tutup rapat.

4. Pisahkan daging dan jeroan

Pemisahan ini dilakukan karena jeroan lebih cepat rusak dibandingkan daging, sehingga disarankan untuk menyimpan di plastik dan freezer yang berbeda.

5. Suhu yang tepat untuk menyimpan daging

Daging yang disimpan di kulkas bagian refrigerator dapat bertahan 3-4 hari.

Di dalam freezer pada temperatur di bawah -18 derajat celcius daging dapat bertahan hingga enam bulan dengan tidak terjadi perubahan dari sisi nutrien, temperatur -18 derajat celcius, menyebabkan seluruh air di dalam daging membeku sehingga tidak dapat dimanfaatkan mikrobia untuk tumbuh.

6. Lakukan tahapan suhu untuk menyimpanan dan mengeluarkan daging

Setelah hewan dipotong, akan terjadi kontraksi atau ‘rigor mortis’ pada daging. Sebaiknya, kontraksi ini ditunggu hingga daging tidak tegang (keras), kemudian daging dimasukkan ke dalam lemari es.

Daging dimasukkan ke dalam kulkas secara bertahap, yaitu diletakkan di lemari es bagian refrigerator terlebih dahulu selama 24 jam. Kemudian, pindahkan daging ke dalam freezer. Hal ini untuk menghindari temperature shock yang dapat menyebabkan daging alot. Selanjutnya, ketika mengeluarkan daging dari kulkas, juga disarankan untuk dilakukan secara bertahap.

Pertama, pindahkan daging dari freezer ke bagian refrigerator lemari es dan biarkan sampai mencair. Setelah itu, keluarkan daging dari bagian refrigerator dan daging dapat dimasak.

7. Jangan memasukan kembali daging beku yang telah encer

Sangat tidak dianjurkan untuk memasukkan kembali ke dalam kulkas daging beku yang sudah dikeluarkan hingga cair. Dalam kondisi seperti ini mikrobia semakin banyak dan akan mempercepat proses pembusukan.

Sumber: https://aceh.tribunnews.com/

Nah , itu tadi adalah cara menyimpan daging agar awet dan tahan lama. Dengan begini kamu tak akan mengalami kealotan lagi ketika membuat hidangan buat keluarga tercinta.
Dan untuk mendapatkan daging sapi yang berkualitas baik, anda bisa menghubungi Meatspecialist sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal. Meatspecialist memiliki jenis produk terlengkap (complete items), kualitas produk dan layanan (qualified products & services), dengan harga terjangkau (reasonable price)

Meatspecialist, supplier, distributor daging sapi lokal maupun impor, selain itu kami menjual buntut sapi lokal, iga sapi lokal/impor, ayam karkas size 0.9-1kg, cumi kupas impor, salmon, dori lokal fillet, dll. Pembelian sesuai ketentuan bisa diantar langsung oleh logistic kami, tunggu apalagi Bun, Yuk segera diorder, untuk informasi lebih lanjut & untuk informasi pemesanan hubungi kami :

Call Center      : 0811178631 (telp/wa/sms)

Phone              : 021-5850528

Email               : mitrabogatama@gmail.com

Tips Mengolah Babat Sapi Agar Empuk dan Tak Bau

Selamat siang.. tetap semangat menjalani aktivitas  Membuat olahan dari babad sapi sepertinya cocok untuk menemani akhir pekan bersama keluarga tercinta  Soto babat, nasi goreng babat, dan babat gongso adalah beberapa jenis olahan babat sapi yang banyak digemari. Tapi mungkin tak banyak yang tahu bahwa ada proses panjang untuk membuat bahan makanan yang sebelumnya dianggap menjijikkan tersebut menjadi sajian yang menggoyang lidah.

Mengolah jeroan sapi, termasuk babat, memang gampang-gampang susah. Harus diperhatikan benar proses pembersihannya agar babat sapi lebih menarik dipandang mata dan baunya tidak menyengat. Tantangan lainnya adalah bagaimana mengempukkan babat yang teksturnya cenderung alot dan membuat bumbu lebih meresap ke dalamnya.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk mengolah babat sapi :

1. Pemilihan jenis babat. Babat yang bermotif seperti sarang lebah konon bisa lebih mudah menyerap bumbu karena polanya seperti spons. Sementara yang bisa cepat empuk adalah babat omasum yang berlapis-lapis seperti lembaran buku dan permukaannya mirip handuk.
2.Membersihkan babat. Babat yang belum dibersihkan biasanya berwarna hijau kusam, abu-abu, atau hitam. Untuk itu anda perlu membuang isi perutnya dan membilasnya sampai benar-benar bersih. Rebus babat dalam air mendidih, kemudian sikat/kerik babat sampai bersih di air mengalir. Buang pula lapisan bagian dalamnya. Rendam babat yang sudah dikerik di dalam air kapur sirih sambil diremas-remas sampai baunya hilang, kemudian bilas lagi dengan air. Bila baunya masih tajam, bisa direndam lagi dalam air jeruk nipis, lalu bilas. Agar tidak terlalu repot, carilah babat yang warnanya lebih cerah karena biasanya sudah dibersihkan dari isi perutnya. Babat yang berwarna putih bersih kemungkinan direndam dalam klorin untuk membunuh kuman. Karena itu, perlu pembilasan beberapa kali supaya bau klorinnya hilang.
3. Agar babat empuk dan tidak bau. Rebus babat dalam air mendidih bersama daun salam, lengkuas, serai, jahe, atau daun jeruk hingga empuk. Rempah daun tersebut juga berfungsi mengurangi aroma tidak sedap dari babat. Jenis babat, seperti dijelaskan sebelumnya, bisa turut mempengaruhi lama perebusan dan tingkat keempukan. Bila ingin menyingkat waktu, babat bisa direbus di dalam panci bertekanan selama ± 30 menit. Buang air rebusan babat, jangan gunakan untuk memasak karena baunya tidak sedap. Semoga bermanfaat  Sumber :http://www.kabarkuliner.com

Jika Anda membutuhkan pasokan babat sapi dalam jumlah kecil/besar, silahkan hubungi Mitra Boga Tama

Meatspecialist , Produsen, supplier, dan distributor berbagai jenis daging sapi lokal – impor, ayam, dan berbagai jenis sumber protein hewani lainnya dalam keadaan frozen yang dikemas secara rapih, ekonomis, dan higienish. Kami melayani pembelian skala kecil, menengah, maupun besar dengan pelayanan terbaik dan harga yang terjangkau, selain itu kami menyediakan pesan antar kerumah pembeli ( sesuai ketentuan ) dan untuk potongan daging dapat kami sesuaikan sesuai spesifikasi keinginan pembeli.

Nah menarik sekali bukan jika order daging sapi / ayam / sumber protein hewani lainnya pada kami. Untuk informasi lebih lanjut dan untuk pemesanan dapat hubungi kami :

Meatspecialist :
Phone  : 0811178631
Telpon : (021)5850528
Email   : mitrabogatama@gmail.com